Mari Wujudkan Lingkungan RW 19 sebagai Hunian yang Aman, Nyaman, Tenteram dan Harmonis

Kamis, 05 Januari 2012

11 Penyakit Mengintai Akibat Nonton TV Terlalu Lama

Menonton acara di televisi sangatlah menghibur. Banyak orang yang beranggapan dengan menonton televisi membuat hidup akan lebih menjadi berkualitas. Namun ternyata menghabiskan waktu didepan televisi sangatlah tidak baik bagi kesehatan kita. 

Banyak informasi dan pengetahuan yang dapat diperoleh dari menonton televisi. Tetapi pada kenyataannya, terlalu lama menonton layar kaca justru dapat berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental Anda.

Berikut ini beberapa penyakit yang mungkin bisa menghampiri anda jika anda terlalu lama menonton televisi :

1. Obesitas
Menonton televisi terlampau sering membuat otot Anda tidak bergerak. Jika otot-otot Anda tidak aktif dalam jangka waktu yang sangat lama, dapat mengganggu metabolisme dan menyebabkan kenaikan berat badan.

2. Risiko Sakit Jantung
Berdasarkan analisis data yang dikumpulkan selama enam tahun dengan melibatkan 8.800 laki-laki dan perempuan di Australia (usia 25 yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung), peneliti menemukan bahwa setiap satu jam menonton TV dapat meningkat risiko kematian akibat serangan jantung sebesar 18 % dan risiko kematian akibat kanker sebesar 9 %. Ini berarti bahwa orang yang menonton TV lebih dari empat jam memiliki 80 % peningkatan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskuler selama periode waktu 6 tahun dibandingkan orang yang menonton kurang dari 2 jam setiap harinya.

3. Gangguan Tidur
Terlalu sering menonton TV dapat mengurangi kadar hormon melatonin di otak yang dapat mempengaruhi ritme alami tubuh sehingga membuat Anda terjaga lebih lama, tidur tidak teratur dan lelah. Berkurangnya level melatonin juga kerap dikaitkan dengan pubertas dini pada anak perempuan.

4. Diabetes
Sebuah studi pada perempuan yang diterbitkan Journal of American Medical Association tahun 2003 menunjukkan, risiko diabetes meningkat sebesar 14 % pada mereka yang menonton TV selama 2 dalam sehari. Penelitian lain juga menemukan bahwa pria yang menonton TV lebih dari 40 jam seminggu, 3 kali lebih berisiko menderita diabetes tipe 2 daripada pria yang menonton TV kurang dari 1 jam setiap minggunya.

5. Sakit Mata
Menonton televisi terlalu banyak buruk bagi mata Anda, terutama ketika menonton televisi di ruangan gelap. Memfokuskan mata Anda terlalu lama pada salah satu objek dapat membuat mata Anda tegang.

6. Perilaku Agresif
Anak-anak kecil lebih mungkin untuk menunjukkan perilaku agresif setelah melihat acara TV atau film kekerasan. Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 3.000 anak usia 3 tahun menemukan bahwa anak-anak yang terlalu sering menonton TV, secara langsung atau pun tidak, akan berisiko untuk memamerkan perilaku agresif.

7. Kurang Sosialisasi
Terlalu sering menonton televisi dapat mengurangi interaksi sosial Anda dengan teman dan keluarga. Hal ini dapat menyebabkan berbagai fobia sosial.

8. Attention Deficit Disorder (ADD)
ADD adalah gangguan pemusatan perhatian/konsentrasi dan sifat impulsif yang tidak sesuai pada umur anak, bahkan beberapa anak dapat menunjukkan sifat hiperaktif. Penelitian di University of Washington Child Health Institute menemukan bahwa pada anak usia 3 (tiga) tahun yang menonton TV dua jam per hari, 20% berisiko memiliki masalah gangguan perhatian pada usia 7 tahun dibandingkan anak-anak tidak menonton televisi.

9. Peningkatan Resiko Asma
Di Inggris, sebuah penelitian mempelajari kebiasaan menonton TV lebih dari 3.000 anak-anak mulai usia bayi sampai 11 tahun. Hasil penelitian membuktikan bahwa anak-anak yang menghabiskan 2 jam atau lebih menonton televisi per hari, dua kali lebih berisiko menderita asma.

10. Mindless Eating
Banyak orang tidak sadar, bahwa ketika menonton televisi Anda memiliki kesempatan lebih banyak makan dibandingkan saat melakukan kegiatan lain.

11. Memberi Efek Negatif pada Mental
Menonton TV untuk jangka waktu lama memiliki efek negatif pada perkembangan intelektual anak. American Academy of Pediatrics melarang anak-anak dibawah 2 tahun untuk menonton TV dan merekomendasikan pada anak usia diatas 2 tahun untuk tidak menonton TV lebih dari dua jam sehari.
 
sumber: http://akatsuki-ners.blogspot.com/2011/08/11-penyakit-mengintai-akibat-nonton-tv.html 

Jumat, 16 Desember 2011

Renungan

Suatu hari seorang anak kecil datang kepada ayahnya dan bertanya :
”Ayah, apakah kita bisa hidup tidak berdosa selama hidup kita…?“
Ayahnya memandang kepada anak kecil itu dan berkata,”Tidak, Nak…“
Putri kecil ini kemudian memandang ayahnya dan berkata lagi…
”Ayah, apakah kita bisa hidup tanpa berdosa dalam setahun…?”
Ayahnya kembali menggelengkan kepalanya, sambil tersenyum kepada putrinya.
”Oh ayah, bagaimana kalau 1 bulan saja, apakah kita bisa hidup tanpa melakukan kesalahan…?”
Ayahnya tertawa…
”Mungkin tidak bisa juga, nak…”
”Baik ayah, ini yang terakhir kali…
Apakah kita bisa hidup tidak berdosa dalam 1 jam saja…?”
Akhirnya ayahnya mengangguk.
“Kemungkinan besar, bisa nak…”
Anak ini tersenyum lega…

”Jika demikian, aku akan hidup benar dari jam ke jam, ayah…"
"Lebih mudah menjalaninya, dan aku akan menjaganya dari jam ke jam, sehingga aku dapat hidup dengan benar… “
Pernyataan ini mengandung kebenaran sejati…
Marilah kita hidup dari waktu ke waktu, dengan memperhatikan cara kita menjalani hidup ini…
Dari latihan yang paling kecil dan sederhana sekalipun…
Akan menjadikan kita terbiasa…
Dan apa yang sudah biasa kita lakukan akan menjadi sifat…
Dan sifat akan berubah jadi karakter…

Hiduplah 1 Jam :
Tanpa kemarahan,
Tanpa hati yang jahat,
Tanpa pikiran negatif,
Tanpa menjelekkan orang,
Tanpa keserakahan,
Tanpa pemborosan,
Tanpa kesombongan,
Tanpa kebohongan,
Tanpa kepalsuan…

Lalu ulangi lagi untuk 1 jam berikutnya.. .
Hiduplah 1 Jam :
Dengan kasih sayang kepada sesama…
Dengan damai,
Dengan kesabaran,
Dengan kelemahlembutan,
Dengan kemurahan hati,
Dengan kerendahan hati,
Dengan ketulusan...
Dan Mulailah dari Jam ini…
1 jam yang sederhana, tapi sangat mungkin akan berarti bagi perjalanan 10 tahun kedepan, bahkan mungkin sampai akhir hayat kita...:) :) :) smg kita bs .....warm 
regards for all of you

Selasa, 13 Desember 2011

Pendataan Warga RW 019

Salam kompak,

 lama kita belom kumpul kembali ya? biasa pada sibuk dipengujung tahun. Pokoke seabreg tugas harus kelar diakhir tahun ini so perkumpulan pun cancel terus, untungnya ada Tour RW jadi bisa ketolong kangen kumpul terobati.

 Sedikit info aja bahwa RW 019 akan diadakan pendataan warga, sehingga terdokumentasi dengan baik, dan rencananya dibuatkan buku direktori warga, selain informasi juga sebagai media komunikasi bagi seluruh warga, saling mengenal ya?
 pokonya siapkan aja pulpen buat ngisi form warga, iuran warga (bagi yang belum bayar), copy KTP (suami/istri) KK or identitas lain yang diperlukan. semoga semuanya memahami kegiatan ini.

salam kompak selamat beraktifitas.
Warga Jakarta dan sekitarnya (Depok termasuk) diminta untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya angin puting beliung pada dua pekan mendatang.

Kepala Pusat Perubahan Iklim dan Kualitas Udara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Edvin Aldrian, Rabu (12/10/2011), mengatakan, angin tersebut berasal dari proses pembentukan awan hujan di musim transisi dari kemarau ke musim hujan saat ini.

"Di masa transisi, angin tidak memecah awan, namun justru meningkatkan awan yang menjulang," katanya. Awan menjulang itu, jelasnya, disebabkan adanya massa udara yang mengangkat uap air dari laut utara Jakarta. Perubahan suhu udara: panas, pengap, kemudian dingin, membuat pergolakan arus udara naik-turun dengan kecepatan tinggi di dalam awan. Arus udara ini turun dengan kecepatan tinggi dan mengempas permukaan Bumi secara tiba-tiba.

Menurut Edvin, angin ekstrem ini tidak cuma dari pembentukan awan hujan. Kelahirannya juga berasal dari angin yang bertiup dari barat kemudian melalui pegunungan di Cilegon sehingga membentuk angin bergelombang dan turun di Jakarta.

Edvin mengatakan puting beliung yang berpeluang menerjang ini memiliki kecepatan 30-50 knot. Angin ini diiringi curah hujan yang cukup tinggi. Ia memprediksi dalam 10 hari ke depan, diameter butiran hujan mencapai 50 milimeter. "Curah hujan sebesar itu merupakan tanda masuk masa transisi," ujarnya.

Dengan perhitungan itu, Edvin mengimbau warga Jakarta untuk waspada terhadap cuaca di masa transisi ini. Dia sendiri tidak tahu secara pasti kapan puting beliung ini akan datang. 
Untuk warga permata Cimanggis, sore kemarin adanya hujan yang disertai angin telah merusak beberapa canopi rumah warga, pohon tumbang dan beberapa kejadian lain, untuk itu mari persiapkan selokan dari tumpukan sampah, tebang dahan/ranting yang tidak perlu.
semoga adanya hujan angin ini membawa berkah kepada kita dan menjadi pelajaran.
sumber: http://www.berita8.com/news.php?tgl=&cat=2&id=48687

Senin, 21 November 2011

Seandainya terjadi......

Bila kita lihat pemandangan seperti ini, pasti akan terlintas kejadian disekitar Jakarta dan kota satelitnya, dikala ada keinginan dan kesempatan mendapatkan perumahan yang asri, aman, nyaman dan terjangkau maka pikiran melayang sampe ke perumahan di sekitar Kota Depok.

Ternyata sudah 3 (tiga) tahun kami tinggal di sebuah perumahan yang menawarkan kenyamanan dan lainnya (teori marketing), ketika hujan tiba dua kali merasakan terhambatnya got/saluran di sekitar perumahan. Emosional meledak ketika terjadi kejadian ini, seketika itu air sudah mulai masuk halaman rumah menghanyutkan sandal, dan barang lain yang ada disekitar rumah. 

Diskusipun terlempar ketika warga berkerumun di pagi hari yang cerah, mengingat masa itu hujan deras disertai angin kencang, air mulai merayap dengan cepat mengisi ruang disekitar rumah, ternyata saluran yang ditutupi sampah, tidak itu juga sistem drainase yang dikembangkan developer perumahan tidak berpikir jangka panjang, maka kejadian lah yang selama ini sering dirasakan warga Jakarta dengan banjir di sekitar depok (lucu mungkin) tapi itulah kejadian yang kami alami setelah 2 kali hujan deras turut.
 
Selain warga berusaha mencari akar permasalahannya, pihak developer juga berusaha memperbaikinya sehingga rating penjualan perumahannya akan meningkat. betul kan. ini hanya sebagian wacana disekitar kita semoga saling mencurahakan perbaikan untuk hal ini.


Minggu, 30 Oktober 2011

Pentingnya Surat Roya dan ‘meroyakan’ Sertifikat Rumah Anda


(dari blog tetangga, penting untuk qt neh)Saat tibanya pelunasan suatu kredit (hutang) kita terhadap KPR rumah tinggal kita merupakan saat-saat paling bahagia dan menyenangkan. Bagaimana tidak, setelah bertahun-tahun mengangsur hutang pinjaman berikut bunganya dari penghasilan / pemotongan gaji setiap bulannya, sekarang saatnya untuk ‘lepas dan bebas’ akan semua tanggungan dan segera memiliki ‘seutuhnya’ rumah tempat tinggal kita ini.
Tapi jangan keburu senang dahulu kawan, karena masih ada beberapa hal yang kadang-kadang terlupakan ataupun terlewatkan oleh PRB (Pemilik Rumah Baru) ini yang luput dari perhatian, tidak menutup kemungkinan juga Para Pemilik Rumah Lama pun jarang yang mengetahui hal ini, kecuali mereka pernah mengalaminya ataupun membaca artikel ini tentunya. Hehehe .. ;)
Berikut ini dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan sebelum mengurus Roya ke Badan Pertanahan Nasional setempat :
  1. Asli sertifikat atas tanah (dan bangunan jika ada), misal SHGB atau SHM –> sudah atas nama anda sendiri
  2. Asli sertifikat hak tanggungan (sehubungan dengan adanya APHT atas sertifikat tanah anda)
  3. Salinan Akta Jual Beli (AJB) atas kavling (dan bangunan)
  4. Asli Ijin Mendirikan Bangunan (IMB)
  5. Asli peta situasi
  6. Asli blue print denah/konstruksi bangunan
  7. Surat Keterangan Lunas dari Bank pemberi Kredit KPR
  8. Surat Pengantar Roya dari Bank pemberi Kredit KPR
Catatan :
Semua dokumen diatas akan Anda dapatkan dari Bank pemberi KPR begitu hutang telah LUNAS. Jadi bisa juga dijadikan sebagai check list dokumen-dokumen yang harus Anda terima saat pelunasan KPR, jangan sampai ada yang tertinggal / terlupakan. Ada istilah didalam bank : setelah meninggalkan loket, maka semua transaksi telah dianggap selesai khan ? jadi WASPADALAH ! ;)
Setelah semua dokumen disiapkan dari rumah, jangan lupa untuk menyiapkan masing-masing fotocopy-nya satu kali. Sekedar untuk jaga-jaga semisalnya nanti ditanya / diminta copy nya sewaktu di BPN.
Begitu sampai di BPN tempat rumah anda berdomisili, tempat pertama yang harus Anda tuju adalah koperasi nya, yaitu untuk membeli map dan syarat-syarat apa saja yang harus dilampirkan didalam map tersebut. Anda cukup mengatakan “Beli map untuk Roya rumah”, petugas koperasinya pun sudah tahu map warna apa yang akan Anda peroleh. Harga map Rp 10.000,- (sepuluh ribu rupiah)  dan didalamnya ada yang hanya berupa map-nya saja atau ada lembaran fotocopy apa saja dokumen-dokumen yang harus dimasukkan.
Setelah semua dokumen dimasukkan kedalam map khusus dari BPN tadi, silahkan Anda masuk ke bagian dalam / loket pendaftaran Roya didalam gedung BPN, usahakan Anda datang sepagi mungkin, BPN sudah buka mulai pukul 08.00 WIB (berdasarkan pengalaman di BPN Kab. Bogor), untuk menghindari antrian ataupun tumpukan berkas yang entah dari mana datangnya tiba-tiba sudah ada di meja petugas loket tersebut padahal di depan loket tidak ada siapa-siapa yang mengantri selain kita (kita berpikir positif saja mungkin saja itu dari biro jasa rekanan petugas tersebut).
Setelah kita mendaftarkan pengurusan Roya, nanti kita akan mendapatkan kwitansi untuk pembayaran pengurusan Roya ini. Silahkan Anda bayar ke bagian kasir / bank yang ditunjuk yg masih ada di dalam kompleks / ruangan BPN tersebut. Pengalaman saya untuk pengurusan Roya di kabupaten Bogor pada tahun 2010 kemarin dikenakan biaya sebesar Rp 50.000,- (lima puluh ribu rupiah).
Setelah selesai pembayaran di kasir / bank, silahkan serahkan bukti pembayaran tersebut ke petugas dibagian kita mendaftarkan Roya tadi, dan silahkan menunggu barang sejenak (sekitar 1 hingga 2 jam berdasarkan pengalaman kemarin).
Nanti petugas akan memanggil Anda dan menyerahkan surat tanda terima dan surat untuk mengambil sertifikat Anda 2 (dua) minggu setelah hari Anda mengurus itu. Sepertinya dibutuhkan waktu cukup lama untuk memproses dan mencari dokumen-dokumen kita yang ada di gudang antah berantahnya BPN sana. Proses pada hari ini telah selesai, silahkan Anda untuk pulang. Ingat surat pengambilan sertifikat yang ASLI harus disimpan dengan baik dan dibawa 2 minggu yang akan datang.
Setelah 2 minggu, silahkan Anda datang kembali ke BPN tempat Anda mengurus surat Roya kemarin, dan serahkan kepada petugas dibagian pengurusan Surat Roya untuk pengambilan sertifikat Anda. Tidak begitu lama Sertifikat Rumah / tanah Anda akan diserahkan kepada Anda, kemudian cek ricek kembali dibagian dalam sertifikat tersebut di baris paling akhir didalam perubahan kepemilikan harus tercantum proses Roya terhadap APHT (Hak Tanggungan) dari pihak Bank pemberi kredit ke nama Anda / siapapun yang berhak terhadap sertifikat tersebut. Pada proses kali ini tidak diperlukan biaya apa-apa, dan Anda bisa pulang setelah sertifikat ada di tangan.
Proses pengurusan Roya pun selesai sudah. ;)
Jadi, jika kita total semua biaya yang dibutuhkan adalah :
  1. Ongkos beli map : Rp 10.000,-
  2. Ongkos pengurusan Roya : Rp 50.000,-
  3. Ongkos parkir 2 kali sewaktu daftar dan pengambilan : Rp 5.000,-
  4. Ongkos fotokopi : Rp 10.000,-
Total jenderal adalah Rp 75.000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah) saja ! cukup murah meriah khan ?? Jadi, semisalnya Anda ada waktu senggang dan luang, silahkan untuk mengurusnya sendiri, ngga perlu pake CALO apalagi biro jasa yang minimal mereka memasang tarif Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) hingga jutaan rupiah untuk pengurusan Roya ke BPN, wow minimal 6 (enam) kali lipatnya lebih euy … hehehe .. ;) )

Selamat mencoba dan semoga berhasil ..

sumber: http://munjalindra.com/2011/01/19/pentingnya-surat-roya-dan-meroyakan-sertifikat-rumah-anda.html

Kamis, 20 Oktober 2011

Tahukah Anda: Ada Lebih dari 8.000 Koloni Bakteri di Kulkas Kita


Jangan dikira di dalam kulkas kuman ikut membeku. Justru di kulkas, beberapa jenis bakteri tumbuh subur. "Salad yang disimpan di kulkas 750 kali berpotensi tercemar bakteri," kata
Paul McDonnell, seorang peneliti.
Ia menyebut, sejumlah bakteri mematikan juga tahan dengan suhu kulkas, seperti E coli dan salmonella. Sedikitnya, 8.000koloni bakteri ada di dalamnya.
Tes yang dilakukan, terdapat sekitar 7.850 unit koloni bakteri (cfu) per cm persegi. Padahal, untuk dikatagorikan sebagai 'bersih dari bakteri', standarnya adalah 0-10 cfu/cm2.
Namun McDonnell menyatakan kulkas tetap penting untuk menjaga makanan tetap aman dikonsumsi dan meminimalkan kemungkinan bakteri dan pertumbuhan jamur yang bisa menyebabkan masalah besar.
"Kinerja kulkas ini terutama penting dalam cuaca hangat, saat suhu lingkungan yang tinggi menyebabkan potensi bakteri untuk berkembang biak menjadi tinggi pula," katanya.
Suhu rendah kulkas, katanya, akan menghambat pertumbuhan bakteri. "Ketika bakteri mendapatkan pijakan dan pembersihan tidak dilakukan mereka akan cenderung untuk memperbanyak selama periode waktu tertentu," katanya.

Sumber :http://id.she.yahoo.com/tahukah-anda-ada-lebih-dari-8-000-koloni-063555091.html